Kamis, 03 Oktober 2013

MATERI KOMUNIKASI BISNIS BAB 1

Psikologi sebagai pakar ilmu komunikasi merupakan landasan ilmiah kedua setelah filsafat.
PROSES KOMUNIKASI INTRAPERSONAL
Proses komunikasi intrapersonal yang dilakukan , meliputi :
A.      Sensasi
Adalah proses pencerapan informasi (energi/stimulus) yang datang dari luar melalui pancaindra.
B.      Asosiasi
Adalah Pengalaman dan kepribadian yang memengaruhi proses sensasi
Belajar adalah pembentukan asosiasi antara stimulus dan respons.Menurut Thorndike mengemukakan bahwa terjadinya asosiasi antara stimulus dan respons ini mengikuti hukum-hukum berikut, yakni :
- Hukum Latihan
- Hukum Akibat
        C. Persepsi
Adalah pemaknaan/ arti terhadap informasi (energi/stimulus) yang masuk ke dalam kondisi manusia
-          Persepsi bersifat selektif secara fungsional
-          Medan perseptual dan kognitif selalu diroganisasikan dan diberi arti

D.      Memori
Adalah stimuli yang telah diberi makna, direkam, dan kemudian disimpan dalam otak manusia
E.       Berpikir
Adalah akumulasi dari proses, asosiasi, persepsi, dan memori yang dikeluarkan untuk mengambil keputusan.
Proses berpikir ada 2 macam :
-          Berpikir Autistik
-          Berpikir Realistik
Floyd L. Ruch , Menyebutkan bahwa ada 3 macam berpikir realistik, yaitu :
- Berpikir Deduktif
- Berpikir Induktif
- Berpikir Evaluatif
Salah satu  fungsi berpikir adalah menetapkan keputusan.Keputusan yang kita ambil sangatlah beraneka ragam. Tanda- tanda umumnya adalah :
a.       Keputusan merupakan hasil berpikir, dan merupakan hasil usaha intelektual.
b.      Keputusan selalu melibatkan pilihan dari berbagai alternatif
c.       Keputusan selalu melibatkan tindakan nyata, walaupun pelaksanaannya boleh ditangguhkan atau dilupakan
Adapun faktor personal yang sangat menentukan terhadap apa yang diputuskan, antara lain :
a.       Kognisi
b.      Motif
c.       Sikap

Dalam berpikir, terjadi proses memecahkan persoalan yang berlangsung melalui 5 (lima) tahap, yakni :
A. Terjadi peristiwa ketika perilaku yang biasa dihambat oleh sebab- sebab tertentu.
B. Menggali memori untuk mengetahui cara apa saja yang efektif pada masa lalu
C. Mencoba seluruh kemungkinan pemecahan yang pernah diingat atau yang dapat dipikirkan
D. Mulai menggunakan lambang- lambang verbal atau grafis untuk mengatasi masalah.

E. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran suatu pemecahan. Pemecahan masalah ini biasa disebut Aha- Erlebnis (Pengalaman Aha), atau lebih lazim disebut dengan insight solution.

Tidak ada komentar: