Kamis, 03 Oktober 2013

materi kombis BAB 4

Pengertian komunikasi

Komunikasi memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Watzlawick, beavin dan jackson mengatakan “we can not not communicate”, bahkan pada saat kita berdoa sekalipun. Komunikasi berasal dari bahasa latin communico yang artinya membagi, dalam arti membagi gagasan, ide, atau pikiran; communication dalam bahasa inggris, communicate dari kata bahasa belanda. Communicatio dalam bahasa latin berasal dari kata communis yang berarti sama. Sama disini maksudnya sama dalam makna.
Komunikasi akan berlangsung dengan baik apabila selama ada kesamaan makna antara komunikator dan komunikan.

Deginisi komunikasi bermacam-macam, bergantung dari perspektifnya. Persfektif filsafat mempersoalkan tentang hakikat komunikator/komunikam dan bagaimana ia menggunakan komunikasi untuk berhubungan dengan alam semesta. Aristoteles dalam bukunya de arte rhetorica merumuskan komunikasi dalam komponen siapa yang berbicara, apa yang dibicarakan, dan siapa yang mendengarkan.

Dari perspektif psikologi, hovland, janis, dan kelly mendefinisikan komunikasi sebagai “the process by witch an individual (the communicator) transmits stimulus (ussually verbal) to modify the behaviour of other individuals. Dalam konteks ini psikologi mencoba menganalisis komunikasi antar individu;bagaimana pesan yang disampaikan menjadi stimulus yang menimbulkan respons bagi individu yang lain, bagaimana lambang- lambang dapat bermakna dan mengubah perilaku orang lain.

Formulasi komunikasi menurut Harold Lasswell
-who
-says what
-in which
-to whom
-with what effect

Berdasarkan komunikasi tersebut, komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang dapat ditimbulkan efek tertentu.
The United Aristotelian Description Of Communication diatas menjadi sepuluh komponen lagi, yaitu :
1.       Source
2.       Encoding
3.       Message
4.       Channel
5.       Noise
6.       Receiver
7.       Decoding
8.       Receiver response
9.       Feedback
10.   Context

Psikologi sebagai akar ilmu komunikasi

Fisher menyebutkan empat ciri pendekatan psikologi pada komunikasi :
-Penerimaan secara indrawi
-Proses yang mengantarai stimulus dan respons
-Perdiksi respons
-Peneguhan respons

PSIKOLOGI KOMUNIKASI

Lima aksiomi Komunikasi ;
1.       Anda tidak dapat tidak berkomunikasi
2.       Setiap interaksi memiliki dimensi isi dan hubungan
3.       Setiap interaksi diartikan oleh bagaimana para pelaku interaksi menjelaskan kejadian
4.       Pesan itu bersifat digital dan analog
5.       Pertukaran komunikasi bersifat asimetris dan komplementer


RUANG LINGKUP PSIKOLOGI
Kamus psikologi menyebutkan enam pengertian komunikasi
1.       Penyampaian perubahan energi dari satu tempat ke tempat yang lain seperti dalam sistem saraf atau  penyampaian gelombang-gelombang suara
2.       Penyampaian atau penerimaan sinyal atau pesan oleh organisme
3.       Pesan yang disampaikan
4.       Teori komunikasi merupakan suatu proses yang dilakukan suatu sistem yang lain melalui pengaturan sinyal – sinyal yang disampaikan
5.       K.Lewin, mengungkapkan bahwa pengaruh suatu wilayah persona pada wilayah persona yang lain sehingga perubahan dalam satu wilayah menimbulkan perubahan yang berkaitan pada wilayah lain
6.       Pesan pasien kepada pemberi terapi dalam psikoterapi

CIRI PENDEKATAN PSIKOLOGI
Komunikasi begitu esensial dalam masyarakat manusia sehingga setiap orang yang belajar tentang manusia akan menolehnya sekali waktu.Psikologi juga meneliti kesadaran dan pengalaman manusia.sosiologi melihat komunikasi pada interaksi sosial, filsafat pada hubungan manusia dengan realitas lainnya, sementara psikologi melihat pada perilaku individu komunikan

PENGGUNAAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI
Komunikasi efektif menimbulkan lima hal :
1.       Pengertian
2.       Kesenangan
3.       Memengaruhi sikap
4.       Hubungan sosial yang baik
5.       Tindakan

FAKTOR PERSONAL YANG MEMENGARUHI PERILAKU MANUSIA
Ada dua macam psikologi sosial, yaitu psikologi sosial dengan huruf P besar , dan psikologi sosial dengan huruf S besar.kedua pendekatan ini menekankan faktor-faktor psikologi dan faktor-faktor sosial.

Menurut Edward E. Sampson secara garis besar terbagi dua faktor:
-          1. Faktor Biologis
-          2. Faktor Sosiopsikologis
-Komponen afektif
-Komponen kognitif
-Komponen konatif

-Motif  sosiogenesis

Disebut juga motif sekunder . sebagai lawan dari motif primer( motif biologis). Berbagai klasifikasi motif sosiogenesis menurut para ahli, dapat diuraikan sebagai berikut :
1.      
W.Ithomas dan Florian Znaniecki
-Keinginan memperoleh pengalaman baru
-Keinginan mendapatkan respons
-Keinginan akan pengakuan
-Keinginan akan rasa aman
2.        David Mc Clelland
c                -kebutuhan berprestasi
-Kebutuhan akan kasih sayang
-Kebutuhan berkuasa
3.       Abraham Maslow
-Kebutuhan akan rasa aman
-Kebutuhan akan keterikatan dan cinta
-Kebutuhan akan penghargaan
-Kebutuhan akan pemenuhan diri
4.     
  Malvin H Marx
-Kebutuhaan organismis
-Motif ingin tahu
-Motif kompetensi
-Motif prestasi
-Motif-motif sosial
-Motif kasih sayang
-Motif kekuasaan
-Motif kebebasan

Motif sosiogenesis dapat dijelaskan lebih lanjut sebagai berikut :
1.       Motif ingin tahu
2.       Motif kompetensi
3.       Motif cinta
4.       Motif harga diri dan kebutuhan untuk mencari identitas
5.       Kebutuhan akan nilai, kedambaan dan makna hidup

6.       Kebutuhan akan pemenuhan diri

MATERI KOMUNIKASI BISNIS BAB 1

Psikologi sebagai pakar ilmu komunikasi merupakan landasan ilmiah kedua setelah filsafat.
PROSES KOMUNIKASI INTRAPERSONAL
Proses komunikasi intrapersonal yang dilakukan , meliputi :
A.      Sensasi
Adalah proses pencerapan informasi (energi/stimulus) yang datang dari luar melalui pancaindra.
B.      Asosiasi
Adalah Pengalaman dan kepribadian yang memengaruhi proses sensasi
Belajar adalah pembentukan asosiasi antara stimulus dan respons.Menurut Thorndike mengemukakan bahwa terjadinya asosiasi antara stimulus dan respons ini mengikuti hukum-hukum berikut, yakni :
- Hukum Latihan
- Hukum Akibat
        C. Persepsi
Adalah pemaknaan/ arti terhadap informasi (energi/stimulus) yang masuk ke dalam kondisi manusia
-          Persepsi bersifat selektif secara fungsional
-          Medan perseptual dan kognitif selalu diroganisasikan dan diberi arti

D.      Memori
Adalah stimuli yang telah diberi makna, direkam, dan kemudian disimpan dalam otak manusia
E.       Berpikir
Adalah akumulasi dari proses, asosiasi, persepsi, dan memori yang dikeluarkan untuk mengambil keputusan.
Proses berpikir ada 2 macam :
-          Berpikir Autistik
-          Berpikir Realistik
Floyd L. Ruch , Menyebutkan bahwa ada 3 macam berpikir realistik, yaitu :
- Berpikir Deduktif
- Berpikir Induktif
- Berpikir Evaluatif
Salah satu  fungsi berpikir adalah menetapkan keputusan.Keputusan yang kita ambil sangatlah beraneka ragam. Tanda- tanda umumnya adalah :
a.       Keputusan merupakan hasil berpikir, dan merupakan hasil usaha intelektual.
b.      Keputusan selalu melibatkan pilihan dari berbagai alternatif
c.       Keputusan selalu melibatkan tindakan nyata, walaupun pelaksanaannya boleh ditangguhkan atau dilupakan
Adapun faktor personal yang sangat menentukan terhadap apa yang diputuskan, antara lain :
a.       Kognisi
b.      Motif
c.       Sikap

Dalam berpikir, terjadi proses memecahkan persoalan yang berlangsung melalui 5 (lima) tahap, yakni :
A. Terjadi peristiwa ketika perilaku yang biasa dihambat oleh sebab- sebab tertentu.
B. Menggali memori untuk mengetahui cara apa saja yang efektif pada masa lalu
C. Mencoba seluruh kemungkinan pemecahan yang pernah diingat atau yang dapat dipikirkan
D. Mulai menggunakan lambang- lambang verbal atau grafis untuk mengatasi masalah.

E. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran suatu pemecahan. Pemecahan masalah ini biasa disebut Aha- Erlebnis (Pengalaman Aha), atau lebih lazim disebut dengan insight solution.